Saturday, 25 June 2016

Bab 9 Anggaran Biaya Umum Dan Administrasi

Pengertian Anggaran Biaya Administrasi

Anggaran administrasi yaitu anggaran yang berisi biaya-baya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk kegiatan-kegiatan yang menunjang usaha perusahaan di luar kegiatan pabrik. Bersama-sama dengan anggaran distribusi, maka anggaran biaya umu dan administrasi ini akan membentuk anggaran biaya opersional (operating expenses budget).


Pembagian Biaya Bersama


Biaya bersama akan muncul akibat penggunaan fasilitas secara bersama. Misalnya sebuah gedung dipakai oleh bagian penjualan, bagian pabrik dan untuk kantor administrasi.Dasar yang digunakan untuk pembagian biaya bersama tergantung pada fasilitas tersebut. Misalnya untuk gedung didasarkan pada luas bangunan, kendaraan didasarkan kilometer pemakaian, dan lain sebagainya. 


Penyusunan Anggaran Biaya Administrasi 

Karena biaya administrasi terdiri dari berbagai biaya maka dalam menentukan besarnya biaya administrasi pada waktu yang akan datang perlu didasarkan pada sifat biaya masing-masing komponen biaya tersebut. 

  1. Biaya tetap, Untuk biaya-biaya yang sifatnya tetap seperti depresiasi, gaji karyawan maka penentuan biaya pada periode yang akan datang didasarkan pada periode sebelumnya. 
  2. Biaya Variabel, Untuk biaya-biaya yang sifatnya variabel seperti kertas dan alat tulis dan peralatan habis pakai lainnya, maka penentuan biaya pada periode yang akan datang didasarkan pada tarif biaya tersebut pada waktu yang lalu. 
  3.  Biaya Semivariabel, Untuk biaya-biaya yang sifatnya semivariabel seperti pemeliharaan gedung, maka penentuan biaya pada periode yang akan datang didasarkan pada analisis terhadap biaya tersebut.







Sumber : Tendi Haruman dan Sri  Rahayu. Penyusunan Anggaran Perusahaan. Penerbit :Graha                            Ilmu, Yogyakarta, 2007.

Bab 8 Anggaran Biaya Overhead Pabrik

Pengertian Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik adalah biaya-biaya dalam pabrik yang dikeluarkan perusahaan dalam rangka proses produksi, kecuali biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung.


Manfaat Anggaran Biaya Overhead Pabrik

Secara umum anggaran biaya overhead pabrik disusun sebagai alat pedoman kerja. Sedangkan secara khusus tujuan penyusunan anggaran biaya overhead pabrik adalah:
  • Mengetahui penggunaan biaya secara lebih efisien
  • Menentukan harga pokok produk secara lebih tepat
  • Mengetahui pengalokasian biaya overhead pabrik sesuai dengan tempat (departemen) dimana biaya dibebankan
  • Sebagai alat pengawasan biaya overhead pabrik
Tujuan pengawasan biaya overhead pabrik :

  • Untuk mengetahui sesuai tidaknya realisasi dengan yang direncanakan
  • Untuk mengetahui besar kecilnya biaya overhead
  • Untuk menentukan bagian-bagian yang bertanggung jawab


Sifat Biaya Overhead Pabrik 
Sifat biaya overhead pabrik terdiri dari tiga macam :

  1. Biaya tetap Adalah biaya yang jumlahnya tidak berubah (tetap) pada berbagai tingkat produksi. Termasuk dalam biaya ini misalnya biaya depresiasi gedung, mesin, kendaraan, gaji pegawai bagian produksi. 
  2. Biaya Variabel Adalah biaya yang jumlahnya berubah sesuai dengan jumlah produksi pada satu periode.Termasuk ke dalam biaya ini misalnya biaya bahan penolong. 
  3. Biaya semivariabel Adalah biaya yang jumlahnya berubah tetapi tidak proporsional dengan perubahan jumlah produksi.Termasuk dalam biaya ini adalah biaya pemeliharaan, biaya tenaga kerja tidak langsung.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran BOP

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menyusun anggaran BOP adalah :

  1. Anggaran unit yang akan diproduksi, terutama yang berkaitan dengan kualitas dan kuantitasnya dari waktu ke waktu selama periode yang akan dating 
  2. Berbagai standar yang telah ditetapkan perusahaan (misalnya standar pemakaian bahan pembantu, pemakaian listrik dan sebagainya) 
  3. Sistem pembayaran upah yang dipakai oleh perusahaan 
  4. Metode depresiasi, khususnya terhadap aktiva tetap 
  5. Metode alokasi biaya yang dipakai oleh perusahan untuk membagi biaya-biaya yang semula merupakan satu kesatuan, menjadi beberapa kelompok biaya dimana biaya tersebut terjadi.

Penyusunan Anggaran Biaya Overhead Pabrik

Karena biaya overhead pabrik terdiri dari tiga macam sifat biaya maka penentuan anggaran BOP adalah sebagai berikut :

  1. Biaya tetap adalah biaya yang besarnya ditentukan oleh pihak manajemen, baik bagian pabrik atau produksi maupun manajemen puncak. Kemungkinan yang lain, biaya tetap ditentukan oleh pihak luar, misalnya ditentukan oleh pemerintah. 
  2. Biaya yang bersifat variable ditentukan berdasarkan tarif tertentu yang disesuaikan dengan kondisi yang akan dating. 
  3. Biaya yang bersifat semivariabel akan ditentukan dengan menganalisis biaya pada beberapa periode yang lalu, kemudian mengelompokannya ke dalam biaya tetap dan biaya variable.

Alokasi Biaya Overhead Pabrik 

Alokasi biaya overhead pabrik adalah pembagian biaya overhead pabrik departemen pembantu ke departemen produksi, atau dari departemen pembantu yang lain dan departemen produksi. 

Satuan kegiatan atau satuan penghitung adalah satuan yang dipakai untuk mengetahui jumlah kegiatan yang telah dilakukan oleh bagian produksi dan bagian jasa, dalam rangka proses produksi. 

Ditinjau dari bagian yang bertanggung jawab, biaya overhead pabrik dikelompokkan sebagai: 
  • Biaya langsung, yakni biaya yang semata-mata menjadi tanggung jawab bagian yang bersangkutan dan tidak dibebankan ke bagian lain. 
  • Biaya tidak langsung, yakni biaya yang menjadi tanggung jawab beberapa bagian pada pabrik. 


Kapasitas yang dapat dipakai sebagai dasar penyusunan anggaran biaya overhead pabrik, antara lain adalah: 
  • Kapasitas praktis, adalah teoritis (yakni kapasitas pabrik untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh, tanpa berhenti selama jangka waktu tertentu) dikurangi dengan kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena hambatan intern perusahaan. 
  • Kapasitas normal, adalah kemampuan perusahaan berproduksi dan menjual produknya dalam jangka panjang. 
  • Kapasitas sesungguhnya yang diharapkan, adalah kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam periode yang akan datang.




Sumber : Tendi Haruman dan Sri  Rahayu. Penyusunan Anggaran Perusahaan. Penerbit :Graha                            Ilmu, Yogyakarta, 2007.

Sunday, 12 June 2016

Nilai mata kuliah penganggaran perusahaan akuntansi B

Nilai mata kuliah penganggaran perusahaan akuntansi B (new) :
(klik pada gambar untuk memperbesar gambar)



terima kasih atas kerja sama nya (nilai final).

Nilai mata kuliah penganggaran perusahaan Akuntansi A

Nilai Penganggaran perusahaan akuntansi A (klik gambar untuk perbesar)




terima kasih atas kerjasama nya (nilai final), semoga sukses !